2 Bacaleg PAN Intens Dampingi DIAmi Kampanye Dialogis

73
Bacaleg PAN Rusdianto Ibrahim dan Muh. Taufik Affandy Sulu da,pingi DIAmi Kampanye dialogis
Bacaleg PAN Rusdianto Ibrahim dan Muh. Taufik Affandy Sulu da,pingi DIAmi Kampanye dialogis

PORTALMAKASSAR.com – Dukungan kader partai pengusung kandidat lain makin teguh mendukung petahana Moh Ramdhan “Danny” Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (Danny-Indira) di Pilwali Makassar tahun ini.

Seolah tak bisa dibayar dengan materi, kader partai politik yang sejak awal solid mensosialisasikan pasangan nomor urut 2 ini tak pernah kendor, sekalipun partainya mengusung kandidat lain, yakni Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Setelah sejumlah kader Golkar, PDI Perjuangan dan PKS yang secara diam-diam maupun terang-terangan memangkan pasangan yang dikenal cerdas, inovatif dan solutif ini, kini giliran kader PAN yang secara terang-terangan mendampingi Danny-Indira dalam beberapa kali kampanye dialogis atau tatap muka.

Hal ini tercermin saat dua bakal Calon Legislatif (Bacaleg) PAN mendampingi Danny dalam kampanye dialogis di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Kamis (8/3/2018).

Mereka adalah Bacaleg Daerah Pemilihan (Dapil) 5, meliputi Kecamatan Mariso, Mamajang dan Tamalate, Rusdianto Ibrahim dan Bacaleg PAN Dapil Kecamatan Manggala dan Panakukang, Muh. Taufik Affandy Sulu.

Ditengah-tengah kampanye dialogis, Rusdianto membeberkan alasan mendukung pasangan yang menggunakan akronim DIAmi itu. Alasannya adalah bukti kinerja tanpa janji berlebihan, prestasi dan program yang selama ini dijalankan Danny dinilainya sangat berhasil membangun Makassar.

“Dukungan kami adalah suara hati,dan memang kami melihat Makassar hari ini jauh lebih baik dari sebelunya,” kata Rusdianto.

Kedua kader partai berlambang matahari terbit itu pun beberapa kali pamer salam dua jari bersama Danny Pomanto dan warga. Moment itu juga langsung diabadikan wartawan yang ikut menyaksikan.

Dia menegaskan, Makassar sangat membutuhkan Danny Pomanto. Menurutnya, Makassar akan rugi jika pemikir dan gagasan Danny tidak lagi menyertai Makassar.

“Oleh karena itu, kami berharap pak wali (Danny) bida duduk untuk periode ke 2 kalinya sebagai Wali Kota Makassar periode berikutnya,” tandasnya.

Dia juga tidak menampik, bahwa Pilwali kali ini adalah pertarungan antara menuju Pileg tahun 2019 mendatang. Selain memang mensosialisasikan Danny, bukan hal yang tidak mungkin, kedua Bacaleg ini melakukan sosialisasi sebagai bentuk persiapan bertarung di Pileg nanti.

“Pastinya seperti itu, tapi kita fokus dulu memenangkan DIAmi untuk Makassar dua kali tambah baik,” tandasnya.

(red4/rils)

MASUKKAN KOMENTAR ANDA