Dualisme Yayasan, Mahasiswa UVRI-UPRI Demo di DPRD

374

PORTALMAKASSAR – Ratusan Mahasiswa Univesitas Veteran Republik Indonesia (UVRI) dan Universitas Perjuangan Republik Indonesia (UPRI) melakukan demonstrasi di Kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Selasa (14/03/2017).

Mereka memadati halaman depan gedung DPRD, ratusan mahasiswa tersebut menyuarakan tuntutan mereka prihal polemik dualisme yang terjadi di kampus UVRI-UPRI. Dualisme yang terjadi merupakan masalah yang telah berlarut larut dituntut oleh mahasiswa, ketimpangan antara pecahnya kampus UVRI kemudian beetambah yang baru UPRI merupakan kesalahan yang dilakukan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi saat mengeluarkan SK Menteri No.3/M/Kp/I/2015 tentang izin pendirian UPRI. Pasalnya pasca dualisme terjadi bukannya mengeluarkan SK penyatuan justru SK berdirinya kampus baru yang dikeluarkan.

Jendral lapangan Rhoni mengungkapkan, akibat dari dualisme yang terjadi mahasiswa menjadi bingung menentukan jalur kordinasi kebirokrasi.

iklan

“Kami mahasiswa UVRI-UPRI jelas merasa dirugikan atas polemik ini, karena setiap pengurusan akademik itu membuat kami bingung mau kemana antara UVRI Bawakaraeng atau UPRI Antang,” keluh Rhoni dihadapan massa aksi.

Menurutnya, berdirinya Kampus UPRI tidak disertai dengan kejelasan struktur birokrasinya. Olehnya, atas nama Mahasiswa Penyelamat UVRI dan Perubahannya mereka menuntut kepada Kemenristek Dikti untuk mengevaluasi SK Menteri No.3/M/Kp/I/2015 dan mengevaluasi kinerja dari koordinator dan sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah IX Makassar atas dualisme yayasan.

Selain itu mereka juga meminta kepada DPRD Provinsi Sulsel untuk mengawal penyelesaian masalah di kampus UVRI-UPRI.

Jie

MASUKKAN KOMENTAR ANDA