Akbar Faizal Gelar Sosialisasi 4 Pilar dan Buka Puasa Bersama di Makassar

184
Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem Akbar Faizal mengadakan Buka Puasa Bersama Dan Soisalisasi 4 Pilar Berbangsa Dan Bernegara di Jalan Letjend Hertasning Kota Makassar, Jum'at (9/6/2017)

PORTALMAKASSAR.COM – Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem Akbar Faizal mengadakan Buka Puasa Bersama Dan Soisalisasi 4 Pilar Berbangsa Dan Bernegara di Jalan Letjend Hertasning Kota Makassar, Jum’at (9/6/2017).

Dengan mengangkat tema “Kebhinekaan Dalam Konteks Kebangsaan”. Sebagai pembicara Prof. Hamdan Yohanes mengatakan keberagaman dan kebhinnekaaan adalah keniscayaan itu adalah takdir dan tidak bisa melawan takdir.

Dilektika peradaban dan dialektika kebudayaan kita harus berjalan. Orang tua kita dulu mengatakan ada Tiga yang harus Diketahui dalam dunia yaitu; mengaji agar tau agama, Bersekolah agar punya ilmu, dan berjalan agar kita tau warna warni kehidupan.

iklan

Dari budaya kita bisa memaknai perbedaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Prof. Hamdan Yohanes menambahkan bahwa bangsa indonesia juga ditakdirkan dan diperjuangkan dari kalangan yang berbeda.

Menjadi indonesia adalah kebanggaan yang sangat sempurna, Saya indonesia, saya cinta budaya dan saya Islam,” tutupnya.

Sementara itu Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem Akbar Faizal mengatakan Negara kita ini adalah negara demokrasi, negara yang berdasarkan keberagaman bukan negara yang berbasis Islam. Jadi jangan pernah memperdebatkan mengenai agama.

Jika negara kita berbasis islam lantas Islam dihina dan dicaci maki maka saya panglima paling depan untuk membela islam,” tegasnya.

Lanjut Akbar Faizal sekaligus Bakal Calon Gubernur Sulsel mendatang bahwa dulunya Soekarno membentuk negara Indonesia berdasarkan melalui rapat bersama dengan kawannya yang memiliki Keberagaman agama.

Berhentilah untuk mengkritisi mengenai agama dan kita tidak di ajarkan mengkafirkan orang,” tambahnya.

Jangan pernah memperdebatkan pancasila karena Keberagaman ini kita terima sebagai sebuah takdir dan dianggap sebuah karunia.

Pancasila merupakan Dasar negara yang tidak bisa diubah,” tuturnya. (JUSRI)

MASUKKAN KOMENTAR ANDA