Anggota Dewan Bulukumba Kunjungan ke Semarang, Kopel: Dahulukan Kewajiban

210

PORTALMAKASSAR.COM – Keberangkatan 40 anggota DPRD ke Semarang untuk mengikuti orientasi dan pendalaman tugas pada tanggal 13-16 April 2017 disesalkan Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Bulukumba.

Pasalnya, hingga saat ini Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Bulukumba Tahun 2016 hingga saat ini belum diserahkan secara resmi ke DPRD sebagaimana diatur dalam PP Nomor 3/2007 pasal 23 ayat 1 melalui paripurna DPRD.

Direktur Kopel Bulukumba Muhammad Jafar Parani mengatakan, penyebab keterlambatan ini selain karena Pemda telat menyerahkan draft ke DPRD, juga karena DPRD terkesan lebih mengutamakan untuk jalan-jalan keluar daerah, entah itu study banding maupun bimtek serta agenda partai.

iklan

“Memasuki hari ke 13 di bulan April, DPRD bukannya menggelar paripurna penyerahan LKPJ, tapi malah meninggalkan Bulukumba untuk beberapa hari kedepan,” ungkap Jafar dengan nada yang kesal, Kamis (13/4/2017).

Kondisi ini semakin memperlihatkan bahwa DPRD lebih mengutamakan haknya daripada menjalankan kewajiban membahas LKPJ yang sudah sangat terlambat.

“Mengikuti orientasi itu, adalah Hak anggota DPRD sementara melakukan pembahasan LKPJ itu adalah kewajiban,” tambah Jafar.

Kopel meminta DPRD untuk mengurangi perjalanan keluar daerah, karena masih banyak kewajiban yang harus diselesaikan dalam daerah seperti LKPJ maupun lainnya.

Selain itu, kopel juga mengingatkan DPRD Bulukumba untuk berhati–hati dalam mengikuti Bimtek karena saat ini banyak Mafia Bimtek.

Sementara itu, Sekretaris Dewan H. Daud Kahal yang dikonfirmasi melalui telepon, membenarkan kejadian tersebut bahwa Keberangkatan 40 anggota DPRD Bulukumba ke Semarang adalah realisasi kegiatan sesuai Dokumen Pelaksanaan Anggaran Sekretariat DPRD 2017.

Sekretariat DPRD mengagendakan kegiatan pendalaman dan peningkatan kapasitas bagi anggota DPRD selama tgl 13-16 april 2017.

“Kegiatan ini merupakan program yang dilaksanakan berdasarkan Permendagri 34/2013,” katanya.

Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Universitas 17 agustus 1945 Semarang, ini rekomendasi kemendagri dan sudah diawali dengan penanda tanganan kerjasama oleh sekwan Bulukumba dan rektor univ tersebut di semarang akhir bulan lalu, ungkap Daud.

Daud kahal juga menambahkan terkait kritikan Kopel tentang lambatnya Paripurna LKPJ secepatnya akan dilakukan Agenda itu sudah di bamuskan.

“Insya Allah hari senin 17 april paripurnanya, bersamaan dengan penyerahan 10 ranperda usulan pemda dan prakarsa DPRD,” tutupnya.

Jusrianto

MASUKKAN KOMENTAR ANDA