Banjir di Pettarani, Ini Yang Dilakukan Dinas PU Makassar

Kepala Bidang Kepala Bidang Drainase dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) PU Makassar Fuad Azis
Kepala Bidang Kepala Bidang Drainase dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) PU Makassar Fuad Azis

PORTALMAKASSAR.com – Terkait permasalah banjir yang terjadi di wilayah Jalan AP. Pettarani Kota Makassar yang diakibatka leh instensitas cuaca yang yang sangat tinggi, Fuad Azis menyebut merupakan masalahan klasik.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Kepala Bidang Drainase dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) PU Makassar Fuad Azis mengatakan permasalahan yang terjadi di area perttarani adalah masalah yang klasik.

“Saya kira persoalan genangan yang ada di Pettarani, ini masalah klasik​. Tapi memang pada saat tadi malam itu memang hujan intensitasnya sangat tinggi. Jadi, kemarin melalui kadis PU itu disuruh cek kanal dan kondisi air laut, ternyata memang dalam kondisi pasang”,ungkapnya. Rabu (14/3/2018).

Lebih lanjut Fuad mengatakan menangapi persoalan itu dirinya segera melakukan pengaktipan pintu-pintu air yang ada di Kota Makassar, setelah pengaktifan Pintu air tersebut muara yang berada di Adiyaksa sudah mulai surut.

“Tapi itu bukan menjadi penghalang kemarin kami sudah aktifkan pintu air, dan alhamdulillah muara yang ada di Adiyaksa itu sudah mulai surut,Bahkan sangat dipengaruhi oleh di Pettarani itu  di daerah Talasalapang III. Tapi di Talasalapang III, setelah kita melakukan optimalisasi pintu air di Stela Maris alhamdullilah dia sudah surut”,tuturnya.

Namun dirinya mengatakan dalam persoalan tersebut dirinya dibantu dengan sistem Optimalisasi delapan Pintu Air dan pembuatan atau pengadaan kolam retensi untuk membantu kondisi muara yang ada Kota Makassar.

“Kita memang perlu di bantu dengan sistem. Pertama optimalisasi pintu air adapaun pintu air yang ada yakni Panampu, Muhammadiyah, Balaikota, Adyaksa, Rappokalling, Stellamaris, Tarakan, Landak baru dan kedua adalah pembuatan atau pengadaan kolam retensi untuk membantu kondisi muara yang ada Kota Makassar”,tutupnya.

(Hamzah)

Berikan Komentar