BPC HIPMI Tunjukkan Mosi Tak Percaya, HH: Mungkin Mereka Khilaf

208

PORTALMAKASSAR.COM – Ketua Umum BPD HIPMI Sulsel, Herman Heizer (HH), merespons santai aksi mosi tidak percaya sejumlah oknum yang mengatasnamakan Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI.

“Mungkin mereka khilaf,” sebut Herman saat sedang santai menghadiri peresmian Cafe Kampus Kedua di BTP Makassar, Minggu (16/4/2017).

HH berani menyebut mereka khilaf, karena alasan mosi tidak percaya di matanya sangat tidak berdasar. Tudingan pertama bahwa HH melanggar pasal 23 ayat 3 terkait persyaratan anggota badan pengurus itu sudah klir.

Pasal itu berbunyi; persyaratan khusus bagi calon fungsionaris BPD adalah anggota biasa yang pernah Atau sedang menjalani kepengurusan di BPD atau BPC sekurang-kurangnya satu masa bakti penuh.

“Semua pengurus harian memang pernah menjadi pengurus sebelumnya. Baik di BPD maupun di BPC. Dan kalau ada kekeliruan atau luput dari pantauan format, SK itu kan bisa ditinjau kembali,” kata Herman.

Tudingan kedua tidak mampu melakukan konsolidasi semua stakehoder di HIPMI Sulsel, juga sangat tidak jelas. Setelah pelantikan, koordinasi terfokus pada pembentukan pengurus BPD.

“Alhamdulillah lancar. Tapi melemah intensitas komunikasi dengan BPC. Sayangnya, dalam pembentukan kepengurusan inilah, tidak semua pihak bisa kita senangkan. Termasuk nama besar di belakang pertarungan musda itu. Kami sudah mencoba merangkul, tapi mereka memilih untuk bersebarangan. Nah, mereka inilah, kemungkinan menjadi alat oknum yang coba-coba ingin merusak HIPMI,” beber Herman Heizer.

Menurut HH, saat ini pihaknya semakin yakin, tidak mungkin bisa menyenangkan orang-orang yang memang tidak punya niat baik pada kepengurusan yang dipimpinnya. “Tapi apakah kami tinggal diam ketika ada yang coba merongrong organisasi tercinta ini? Tentu tidak!” tegas Herman.

HH mengajak seluruh pihal HIPMI mengintrospeksi diri. Sebab jika membuka google.com dan mencari dan apa saja yang teman-teman di BPD yang sudah lakukan. Tidak ada kerja selain untuk kepentingan organisasi. “Puluhan aksi sudah berjalan, padahal Rakerda baru akan dilaksanakan awal Mei mendatang,” tuturnya.

“Sekali lagi, saya menduga teman-teman yang ikut-ikutan mosi tidak percaya itu lagi khilaf. Namanya khilaf, jika kemudian sadar dan mau mengaku salah, Insya ALLAH akan kita maafkan. Demi HIPMI tercinta.”

HH mengimbau kepada BPC untuk kembali fokus menjalankan agenda organisasi dan tidak disibukkan dengan aktivitas yang tidak bernilai positif dan membangun bagi organisasi.

(Rilis)

MASUKKAN KOMENTAR ANDA