Dewi Sandra, Wardah, dan Waste4Change Berbagi Makna Cantik dari Hati untuk Bumi

Wardah berkolaborasi bersama Waste4Change dan panitia penyelenggara Jakarta Fashion Week 2019 mengadakan talkshow berjudul “Beauty into the Next Level: From Heart to Earth”.

PORTALMAKASSAR.COM – Sebagai bagian dari kampanye Wardah untuk menyebarkan kebaikan, Wardah berkolaborasi bersama Waste4Change dan panitia penyelenggara Jakarta Fashion Week 2019 mengadakan talkshow berjudul “Beauty into the Next Level: From Heart to Earth”.

 

Sesi bincang-bincang yang turut mengundang Dewi Sandra selaku Brand Ambassador Wardah serta Annisa Paramita selaku Head of Communication and Marketing Waste4Change tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Jakarta Fashion Week 2019 yang berlangsung dari tanggal 20-26 Oktober 2018 di Senayan City, Jakarta.

Acara talkshow “Beauty into the Next Level: From Heart to Earth” dibuka dengan pembahasan mengenai definisi cantik dalam arti yang lebih luas. Cantik dalam pandangan Wardah dan Waste4Change bukan hanya terbatas pada cantik fisik, namun juga cantik dari dalam hati yang menginspirasi kebaikan dalam banyak hal, termasuk usaha pelestarian lingkungan.

Dewi Sandra mengungkapkan bahwa Wardah, selaku brand produk kecantikan Indonesia yang peduli pada pelestarian lingkungan, telah meluncurkan program #WardahInspiringMovement pada 15 Agustus 2018 yang lalu. Microsite #WardahInspiringMovement sudah bisa diakses pada link wardahbeauty.com/inspiring-movement dan telah menjadi wadah bagi penginspirasi kebaikan untuk berkontribusi pada 4 bidang utama: pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, serta lingkungan.

Waste4Change selaku kewirausahaan sosial yang memiliki misi untuk mewujudkan manajemen sampah yang bertanggung jawab di Indonesia telah beberapa kali bekerja sama dengan Wardah dalam usaha pelestarian alam. Salah satunya Wardah “This is Earth Day” yang diadakan pada bulan April hingga Mei 2018 lalu untuk mengumpulkan kemasan kosmetik kosong Wardah di 4 kota besar di Indonesia.

Paham akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di segala sektor, Wardah dan Waste4Change berkolaborasi dengan penyelenggara Jakarta Fashion Week 2019 untuk mengadakan perhelatan fashion minim sampah. Pengunjung dapat menitipkan sampah kemasan kosmetik Wardah serta pakaian yang sudah tak terpakai di booth Wardah & Waste4Change pada tanggal 22-26 Oktober 2018. Semua sampah yang terkumpul di acara JFW 2019 akan diolah juga dengan cara terpilah dan menerapkan prinsip circular economy oleh Waste4Change untuk meminimalisir jumlah sampah yang berakhir di TPA.

Annisa Paramita, Head of Communication & Engagement Waste4Change, berbagi fakta bahwa sampah tekstil dan pakaian merupakan salah satu material yang sulit didaur ulang. Namun, jika dilakukan upaya pencegahan berupa adanya pemilahan sampah di sumber, sampah yang dapat dikelola kembali mencapai 80%. Angka ini terdiri dari 60% sampah mudah membusuk (organik) yang dapat dijadikan kompos dan 20% sampah bahan-bahan daur ulang seperti plastik, kaca, dan logam.

Annisa Paramita juga menambahkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencatat volume sampah yang dihasilkan di ibu kota Jakarta dalam kurun Januari hingga November 2017 mencapai 2.278.715 ton–14,02 persen merupakan plastik dan 1,11 persen di antaranya merupakan sampah tekstil.

Pemerintah Indonesia telah mencanangkan program Indonesia Bersih Sampah 2025 yang wasalah satu tujuan utamanya adalah mengurangi jumlah timbulan sampah hingga 30% dan mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA sebanyak 70%.

Layanan #BumiTetapCantik dari Waste4Change memiliki misi untuk memfasilitasi brand kosmetik seperti Wardah untuk menginspirasi kebaikan dalam hal pelestarian lingkungan serta turut mendukung program pemerintah Indonesia Bersih Sampah 2025.

sumber: Waste4Change Indonesia

Berikan Komentar