DKPP Terima 360 Laporan Pelanggaran Etik Jelang Pilkada 2018

48
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Harjono (foto:ist)

PORTALMAKASSAR.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendapat sekitar 360 laporan pelanggaran etik yang dilakukan penyelenggara pemilu.

“Padahal ini sudah mau pilkada dan pemilu,” ujar Harjono, Ketua DKPP, Kamis (1/3/2018).

Pelanggaran etik bervariatif. Namun kata Harjono, yang dominan terjadi adalah pada saat proses rekrutmen calon kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu.

Laporan pelanggaran etik ini hampir diajukan dari seluruh wilayah Indonesia, baik terhadap KPU atau Bawaslu.

“Laporan ini sudah menyeluruh dari semua wilayah,” kata Harjono.

Meski demikian, Harjono mengatakan, dari 360 lebih laporan itu, DKPP hanya memutuskan 76 perkara, karena ada proses seleksi dari laporan yang masuk. “Yang tidak lengkap syarat tidak diproses,” ungkapnya.

Menurutnya, hal tersebut akan menjadi tantangan bagi DKPP untuk bekerja lebih keras.

Harjono menambahkan pihaknya menunjuk 136 tim pemeriksa daerah (TPD) untuk meningkatkan proses pengawasan dan pemeriksaan DKPP di seluruh provinsi. TPD terdiri dari unsur masyarakat, KPU, dan Bawaslu.

“Semoga jangan banyak perkara lagi,” kata Harjono seperti yang dikutip dari tempo.co.

(red3)

MASUKKAN KOMENTAR ANDA