DLH Kota Makassar Apresiasi Inisiasi Aksi Cabut Paku di Pohon Earth Hour Makassar

Humas DLH Kota Makassar, Novi

PORTALMAKASSAR.COM – Sejumlah warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan memperingati hari sejuta pohon sedunia dengan menggelar aksi mencabut logam, paku, atau material lain (seperti keramik) yang dipaku ke batang pohon atau biasa disebut tree spiking. Aksi ini memberi pesan bahwa tree spiking akan memberi dampak buruk kepada lingkungan khususnya pohon.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Earth Hour (EH) Makassar ini melibatkan beberapa berbagai kalangan di Kota Makassar, semisal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, The Body Shop, Kutu Air Shop, Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI), dan Rumah Kepemimpinan.

Humas DLH Kota Makassar, Novi beserta jajaran yang ikut dalam kegiatan tersebut, sangat mendukung secara penuh aksi pencabutan paku di pohon yang di dominasi oleh kaum remaja tersebut.

“Kami sangat-sangat mengapresiasi terhadap teman-teman yang memperhatikan lingkungan hidup khususnya pohon penghijauan kita di Kota Makassar. Memang kesadaran masyarakat akan pentingnya kelangsungan hidup dari pohon ini masih kurang, adanya pemakuan di pohon, pemasangan iklan dan Alat Peraga Kampanye (APK) akan sangat mempengaruhi pohon itu sendiri,” ungkapnya.

“Jadi adanya gerakan aksi pencabutan paku di pohon ini kami sangat mengapresiasi sekali kami dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar kepada adik-adik yang ikut peduli terhadap keberlangsungan hidup dari pohon yang ada di kota ini,” sambungnya.

Melalui kegiatan ini, demi keberlangsungan hidup pohon di Kota Makassar, ia berharap aksi seperti ini bisa dilaksanakan sebulan sekali.

“Kami berharap bahwa kegiatan hari ini bukan berlangsung di kali ini saja, akan tetapi kegiatan ini terus berlansung seterusnya, saya minta teman-teman (Earth Hour) menjadi pelopor untuk gerakan ini dan menjadi contoh bagi remaja dan komunitas lainnya untuk berpartisipasi dan bergabung dengan kalian untuk mensukseskan kegiatan ini dan dapat dilangsungkan kalau bisa sebulan sekali,” harapnya.

“Karena kita punya pohon di makassar ada ribuan. Semoga ada komunitas lainnya yang ikut bergabung kita susuri semua jalan di Kota Makassar, kita bebaskan semua pohon-pohon dari paku, kabel dan kawat, agar pohon di Makassar hidup lebih subur, lebih lega, asri dan indah, dan tentunya sangat berpengaruh di Kota Makassar,” pungkasnya.

Diketahui, Earth Hour Makassar sebagai salah satu gerakan yang berfokus pada isu lingkungan, ingin menjadikan aksi ini sebagai sarana untuk menyebarluaskan informasi terkait tree spiking dengan melakukan tindakan nyata. Diharapkan masyarakat menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak memaku pohon.

MUH. ERVIN SAPUTRA

Berikan Komentar