Fakta Menarik Sidang Gugatan Pemuda Bersyal Merah

134
Ketua Brigade Celebes, Hermansyah

PORTALMAKKASSAR.COM – Proses Adjudikasi Bakal Calon DPD RI Harmansyah atau Pemuda Bersyal Merah akhirnya selesai.

Proses persidangan ini berlangsung selama dua hari di Bawaslu Sulsel, Jl AP. Pettarani, Makassar. Pimpinan majelis mengatakan bahwa keputusan dari hasil persidangan akan disampaikan setelah lebaran Idul Fitri karena sesuatu hal yang memerlukan pendalaman dan penilaian.

Dari proses persidangan diketahui ada beberapa hal yang terungkap baik dari proses pembuktian maupun pemberi keterangan.

Berikut beberapa diantaranya :

1. 24 dukungan Harmansyah yang berasal dari Kelurahan Kasimbong yang berubah nama menjadi Kelurahan Bone Tua itu benar adanya tapi tidak terverifikasi karena kelemahan SIPPP.

2. Diketahui bahwa 74 yang dianggap ganda external di Kabupaten Pinrang ternyata hanya dukungan Harmansyah saja yang diklarifikasi oleh KPU padahal idealnya ada dukungan dari calon lain juga harus diklarifikasi di kabupaten ini jika memang dianggap ganda.

3. Dari 44 TMS (Tidak Memenuhi Syarat) KPU hanya mampu menghadirkan 30 surat keterangan tidak mendukung dan ada 14 diantaranya langsung di TMS kan oleh KPU (diputuskan sepihak) dengan alasan 14 orang ini merantau padahal seharusnya ini dikoordinasikan ke bakal calon sesuai petunjuk teknis KPU.

4. 15 Dukungan lainnya dari Pinrang juga berkurang dengan alasan tidak masuk DPT padahal KPU tidak boleh mengabaikan DP4 (sesuai aturan DPT dan atau DP4) dan selain dari Pinrang ada sekitar 15 juga dari kabupaten lain dikurangi dengan alasan yang sama (DPT).

Itulah fakta-fakta menarik dari proses persidangan gugatan Pemuda Bersyal Merah yang didapatkan dari beberapa sumber.

Seperti diketahui, rapat pleno KPU Sulsel, Selasa (29/5/2018) lalu menyatakan Harmansyah tidak memenuhi syarat sebagai calon anggota DPD. Hal ini pun memantik perlawanan dari tim pemenangan Harmansyah.

Harmansyah kemudian melakukan langkah gugatan di Bawaslu Sulsel karena ini terjadi akibat kurang updatenya sistem yang dipakai KPU.

“Sangat kurang arif rasanya kalau kekurangan itu justru berada di pihak KPU sehingga 24 usungan kami tidak masuk kemudian kami digugurkan hanya karena minus 1 suara dari persyaratan,” ungkap Hermansyah.

Ia mengaku paham ini diputuskan karena mengacu pada sistem tetapi pihaknya juga harus dipahami karena ini terjadi juga karena kurang sempurnanya sistem yang dipakai.

Dukungan E-KTP Pemuda Syal Merah hanya 2.999 yang memenuhi syarat dari total empat ribu lebih dukungan yang dimasukkan ke KPU. Atau minus 1 dukungan untuk lolos sebagai calon Senator.

(RL)

MASUKKAN KOMENTAR ANDA