Foto Bertiga dengan JK, Bukti Kebesaran Hati Danny

38

PORTALMAKASSAR.com – Foto bertiga yang beredar luas di acara open house di kediaman pribadi Wakil Presiden RI, H. Jusuf Kalla yang digelar hari ini, ahad (17/6/18) menjadi perbincangan hangat di group-group whatsapp dan viral di medsos bahkan sejumlah media online menjadikan foto tersebut headline news.

Didalam foto itu ada Jusuf Kalla, wapres RI yang sedang memegang tangan Munafri Arifudddin dan Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto yang seolah-olah mendamaikan rivalitas kedua calon walikota Makassar ini.

Beredarnya foto dan berita yang menyudutkan walikota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto yang mengatakan bahwa Pilwali Makassar 2018 telah game over dan Danny Pomanto sudah buang handuk ditepis oleh Panglima Squadron Tim DIAmi, Maqbul Halim.

“Appi itu bukan lawan pak Danny, harusnya pak JK mendamaikan Pak Danny dengan KPU Makassar sementara Appi itu lawannya Kolom Kosong”, tandas Maqbul Halim saat dikonfirmasi.

Maqbul menambahkan foto itu menunjukkan sifat tawadhu seorang Danny Pomanto, meski difitnah di bully dan dikerjai di pilwali Makassar namun tetap tegar dan menghargai JK sebagai orang tua.

“Pak Danny telah memperlihatkan sikap tawadhu yang luar biasa, dan sebagai anak tentu harus menghargai orang tua namun sikap ini terkadang diplintir plintir hingga membuat gaduh lagi, pak Danny tidak buang handuk kok”, tambah Maqbul.

Senada dengan panglima Squadron, Zulkifli Thahir selaku Sekretaris Tim paslon non aktif DIAmi menyatakan beredarnya foto dan berita-berita yang menyudutkan walikota Makassar yang sarat prestasi itu jangan terlalu dianggap serius.

“Ini momen lebaran namun selalu dikaitkan hal-hal yang berbau politik apalagi ini tahun politik, saya pikir pak Danny telah memperlihatkan sikap sipakatau sipakainge dan sipakalebbi jadi jangan ditanggapi serius karena momen momen begini sering dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu demi ambisi politiknya”, jelas Zulkifli Thahir.

Meski foto dan berita yang beredar mencoba menggerus pendukung DIAmi dan Kolom Kosong, Zulkifli Thahir mengingatkan agar tidak terpengaruh dengan berita-berita tersebut.

“Sejak bergulirnya pilwali Makassar hingga saat ini kan banyak berita-berita yang beredar menyudutkan pokoknya macam-macamlah untuk menggerus pendukung Kolom Kosong dan DIAmi namun kami yakin relawan dan komunitas serta warga yang ingin melihat demokrasi Makassar tegak kembali tidak terpengaruh dengan hal-hal yang memang sengaja dihembuskan paslon sebelah dan kami tetap solid serta makin kompak memenangkan Kolom Kosong”, pungkas Abang sapaan akrab Zulkifli Thahir.

(Hamzah/zaki)

MASUKKAN KOMENTAR ANDA