Gencar Berita Hoax, Kadis Kominfo : Gunakan Sosmed dengan Cerdas

PORTALMAKASSAR.COM – Menjelang Pemilu Serentak yang berlangsung April 2019 mendatang, seluruh masyarakat Indonesia tentu sangat menantikan pesta demokrasi yang bersejarah.

 

Namun menjelang pemilu 2019 mendatang, tentu banyak beredar berita hoax yang bisa menjatuhkan salah satu paslon atau untuk kepentingan kelompok tertentu.

Namun, sebagai masyarakat tentunya harus cerdas dalam memilih informasi yang benar dan akurat.

Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ismail Hajiali menghimbau agar masyarakat perlu selektif dalam mencari informasi.

“Pesan saya mari sama-sama
selektif memilih berita, jadilah pengguna sosial media (sosmed) yang cerdas ” ujarnya usai memberi sambutan di Hotel Citadines, Jalan Sultan Hasanuddin, Kamis (08/11/2018).

Apabila ada masyarakat yang menyebar berita hoax, dikenakan sanksi pidana sesuai pasal 14 dan 15 UU No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Jerat hukum jika menggunakan pasal 14 dan 15 UU 1/1946. tidak tanggung-tanggung, ada yang bisa dikenakan sanksi 2 tahun, 3 tahun bahkan 10 tahun.

Upaya yang dilakukan dari Dinas Kominfo mengatasi berita hoax yakni menggelar kegiatan yang melibatkan komponen masyarakat dan pemerintah.

“Secara struktural memang yang punya kewenangan itu dilakukan, bukan hanya dari Dinas yang ada di Kabupaten, namun juga Kementrian bersama dengan badan cyber dari pusat,” tambahnya.

(Muh. Ervin Saputra)

Berikan Komentar