HMJ Ilmu Hukum UIN & PPI Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan Dirangkaikan Buka Puasa

217

PORTALMAKASSAR.COM – Seratusan Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum  dan beberapa aktivis lain hadiri dialog dan buka puasa bersama Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Hukum bekerjasama dengan PPI Sulsel, di Warkop Cappo Alauddin, Sabtu (17/6).

Dialog dengan tema, “Internalisasi Nilai-nilai pancasila dalam mengeliminir konflik sosial di masyarakat”.

Beberapa pembicara yang hadir diantaranya, Dr. Saifuddin Almugni (Pengamat Politik), Dr. Sabri AR (Akademisi UIN), Wawan Kurniawan (Ketua Alumni Jurusan Ilmu Hukum UIN) dialog ini dipandu Dedy Alamsyah Mannaroi.

Beberapa yang mengemuka dalam dialog yang disampaikan salah satunya dari Dr. Sabri Ar bahwa arus sejarah perjalanan bangsa ini sungguh tidak mudah, pancasila pun mengalami pasang surut dalam aktualisasinya diruang sadar sosio politik kita.

Menyadari hal itu ada baiknya pancasila tidak dijadikan sebatas ideologi, akan tetapi dalam kajian epistemologi kita membutuhkan sosio epistemolog tentang pancasila yang terus menerus menyapa realitas ke Indonesiaan kita.

Menurut Saifuddin Al mugni bahwa pancasila adalah bagian yang menyatu dengan ke-Indonesiaan kita, pancasila sulit dipisahkan karna bagian dari falsafah hidup berbangsa dan bernegara, dikaitkan dengan kondisi kebangsaan kita nilai ketuhanan dan nilai keadilan sosial adalah ruh bangsa ini, disinilah ideologi pancasila terimplementasi jika hal itu hilang maka keutamaanya sebagai bangsa akan hilang.

Sementara Ketua Alumni Jurusan Ilmu Hukum Wawan Kurniawan menambahkan bahwa konflik sosial tidak akan pernah hilang karna itu alamiah tapi sepanjang kita mengamalkan nilai-nilai pancasila maka saya yakin hal itu akan menjadi solusi.

“Ketika konflik dikelola dengan positif maka pertanda kemajuan demokrasi kita,” jelasnya.

Menurut, Dimas, Ketua HMJ Ilmu Hukum mengayakan agenda dialog ini bertujuan untuk mendalami nilai-nilai pancasila sebagai perekat bangsa dan  solusi untuk meminimalisir konflik sosial dimasyarakat yang akhir-akhir ini masih marak terjadi di masyarakat.

(ril)

MASUKKAN KOMENTAR ANDA