Ini Makna Logo Baru Pariwisata Sulsel

Logo baru Pariwisata Sulsel

PORTALMAKASSAR.COM – Setalah didaulat menjadi pemenang lokarancang pemilihan logo Pariwisata Sulsel, Rahmat Zulfikar memaparkan makna dari setiap goresan dan warna dalam logo baru tersebut.

 

Sulawesi Selatan sebagai sebuah Provinsi yang kompleks dengan topografi daerahnya yang komplit. Mulai dari pegunungan, lembah, pesisir pantai yang menakjubkan serta keindahan bawah laut yang menarik untuk diselami dijelaskan Rahmat sebagai anugrah alam yang semakin lengkap dengan empat suku besar dengan kebudayaan yang kuat dan autentik.

Bentuk menukik yang diambil dari gerakan tari kipas pakarena menjadi lambang penyambutan dan penghormatan bagi siapa saja yang datang. Bentuk ini juga menjadi spirit kreatifitas yang dinamis dalam pengembangan hospitality Pariwisata Sulawesi Selatan kedepannya.

“Sementara Sulappa Appa, dalam logogram ini menjadi symbol kekayaan intelektual serta merupakan manifestasi kebudayaan Sulawesi Selatan. Senada dengan bentuknya yang memiliki empat sisi, Sulappa Appa juga menjadi symbol pemersatu empat suku besar di Sulawesi Selatan yaitu Toraja, Makassar, Bugis, dan Mandar,” ujar Rahmat, Senin (7/1/2019).

Selanjutnya, bentuk Gestal, yang saling bertautan dan mengikat merupakan sebuah harapan dalam pengembangan pariwisata Sulsel agar masuk kepada level keakraban dan terjalin ikatan batin bagi pengunjungnya. Secara internal bentuk ini menjadi penguat multikultural di Sulawesi Selatan.

Untuk karakter logotype (jenis logo). Bentuk huruf dibuat mengikuti karakter aksara lontar sebagai penguat statement dalam membangun impresi dibenak audiens. Karakter aksara lontar menjadi sebuah bahasa rupa dari keterwakilan karakter masyarakat Sulawesi Selatan di tinjau dari tarikan dari setiap goresannya.

“Bentuknya dibuat sedikit lebih progresif agar memberikan semangat pergerakan dalam menyongsong masa depan. Bentuk karakter ini juga menjadi penguat identitas brand Pariwisata Sulawesi Selatan,” lanjutnya.

Dalam hal pemilihan warna yakni terdiri dari primary color dan secondary color. Warna primer didominasi warna hitam, oranye, dan merah.

“Warna hitam menjadi cerminan dari kekuatan karakter serta ketegasan dari masyarakat Sulsel. Warna oranya, menggambarkan semangat serta kekayaan warisan kebudayaan yang menginspirasi. Sedangkan merah, merupakan gambaran kehormatan serta keberanian dari masyarakat Selawesi Selatan. Warna merah ini juga menjadi simbol keagungan dari masyarakat Sulsel,” terang Rahmat.

Sedangkan secondary color, digunakan warna hijau yang menjadi cerminan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan. Warna biru dan ungu menjadi cerminan kekayaan pantai dan bawah laut yang melimpah. Warna cokelat, Sulawesi mewakili sifat keuletan serta semangat kerja keras dari masyarakat Sulsel dan warna abu-abu, menjadi cerminan dari cluster geografis Sulawesi selatan yang beragam.

ALFIANDIS

Berikan Komentar