Kader Hanura Lutim Sentil Sikap "Obama " Yang Hanya Main Caplok

222
Abidin Arif ,Wakil Ketua DPC Hanura Luwu Timur

PORTALMAKASSAR.COM –Sejak bergabungnya Bahar Ngitung “Obama” ke Hanura Sulsel, dirinya kerap mengucapkan janji akan meninggalkan Hanura jika pada pilgub mendatang tidak mengusung Ihsan Yasin Limpo (IYL), hal tersebut kemudian mendapatkan sentilan pedas dari sejumlah kader Hanura tersebut.

Salah satunya Pengurus DPC Hanura Lutim, Abidin Arif yyang merespondnya dengan menyayangkan keinginan Obama yang kemudian mengklain sepenuhnya Hanura turut mendukung IYL.

Janji itu sudah diungkap Bahar berulang-ulang di hadapan banyak kader Hanura. Mulai dari masuk, Bahar sudah memperlihatkan misinya agar Hanura pada akhirnya akan mendukung klan Yasin Limpo,” kata Abidin yang juga merupakan Wakil Ketua I DPCHanura Luwu Timur tersebut, Jumat (2/5/2017) malam.

Kader Hanura ini memahami latar belakang kuatnya keinginan Obama mendorong partai yang kini dipimpin Oesman Sapta Oddang (OSO) ini mendukung klan Yasin Limpo di pilgub.

Kita semua paham dan mengerti bagaimana Obama sangat berutang budi dengan Gowa di Pileg lalu,” sambungnya.

Meski demikian, Abidin menyayangkan jika demi mewujudkan politik balas budi itu, soliditas Hanura kemudian diobrak-abrik dan aturan partai juga diinjak -injak.

Sebelum Obama bergabung, Hanura serasa jauh dari konflik. Tapi sekarang, hancur semua kesolidan internal. Ini namanya main caplok,” tambah Abidin.

DPP Hanura diharapkan bisa lebih jernih melihat dinamika yang terjadi di Sulsel. Apa pun kemasannya, maka konflik ini memang bermuara pada keinginan satu kelompok mengambil alih dan menguasai Hanura. Padahal selama ini Hanura sudah berjalan di atas koridor organisasi yang tepat. (MJIEL/RED2)

MASUKKAN KOMENTAR ANDA