Kerjasama Magang, Pemkot Makassar Lakukan Pembicaraan dengan Jepang

197
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar melakukan pertemuan dengan Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Dirjen Binalattas) Kementrian Ketenagakerjaan RI, dengan Chairman (CEO) International Manpower Develotment Organization Japan (IM JAPAN).
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar melakukan pertemuan dengan Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Dirjen Binalattas) Kementrian Ketenagakerjaan RI, dengan Chairman (CEO) International Manpower Develotment Organization Japan (IM JAPAN).

PORTALMAKASSAR.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar melakukan pertemuan dengan Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Dirjen Binalattas) Kementrian Ketenagakerjaan RI, dengan Chairman (CEO) International Manpower Develotment Organization Japan (IM JAPAN).

Kegiatan pertemuan ini dilaksanakana dirumah jabatan Plt Walikota  Makassar Syamsu Rizal di jalan Hertasning Kota Makassar, Senin (11/3/2018).

Pertemuan tersebut guna untuk membicaran terkait Rencana kerjasama Indonesia dengan Japan dalam kegiatan Program tentang Proses Kegiatan Permagaman nantinya.

Plt Walikota Makassar Syamsu Rizal saat di temui dirinya mengatakan pertemuan yang dilakukan untuk membicarakan Proses kerjasama terkait rencana Japan membuka peluang kerja magang yang dilakukan di Japan.

“Jadi yg tadi itu dri president direkturnya I’m Corporation sebuah perusahaan otomotif salah satu yg terbesar dijepang, mau membuka program permagangan”,ungkapnya.

Lebih lanjut Deng Ical mengatakan magang ini bukan mencakup sebagai Tenaga Kerja Indinesia (TKI), namun magang dilakukan dengan konsep yang berbeda dan sangat efisien.

“jadi sekali lagi bukan TKI tetapi magang dengan konsep magang tentubya orientasinya berbeda dan sangat efisien dan peserta magang tentunya orientasi belajarnya itu jauh lebih besar porsinya dibanding dengan ketenagakerjaanya”,ucapnya.
Ia menambahkan peserta magang nantinya benepik yang nantinya didapatkan saat melakukan proses magang jauh diatas dari pendapatan yang didapatkan oleh TKI.

“Tetapi yang unik srandar benepik yang mereka dapatkan secara tudak lebih dibwah tki, Bahkan mereka tadi mengatakan dalam setahun mereka bisa mendapatkan seratus ribu yen kurang lebih 700 juta setahun dalam sebulan nereka bisa mendapat 50 juta dalam sebulan”,tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Irwan Bangsawan mengatakan Proses seleksi magang nantinya ini sangat luar biasa dikarenakan calon peserta magang nantinya akan dites melaui beberapa seleksi.

“Cuma prasaratnya yang luar biasa juga ketatnya selain faktor bahasa mereja juga harus menguasai keterampilan teknis dan itu yg akan di bek up oleh pemerintah kota, kita latihki bahasanya. Kita latihki skilnya dan kita latih juga sikapnya”,tutupnya.

(Hamzah/red4)

MASUKKAN KOMENTAR ANDA