Klinik Cahaya Saga Indonesia Advanced Medicine MoU dengan RS China

Klinik Cahaya Saga Indonesia Ikrar Advanced Medicine dengan Rumah Sakit Beijing Tongshantang yang berlokasi di Changlin Town Changping District Beijing China, Rabu (14/3).
Klinik Cahaya Saga Indonesia Ikrar Advanced Medicine dengan Rumah Sakit Beijing Tongshantang yang berlokasi di Changlin Town Changping District Beijing China, Rabu (14/3).

PORTALMAKASSAR.com – Masalah kesehatan sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat untuk dapat melayani.

Perlu upaya kongkrit dan salah satu yang di gagas Klinik Cahaya Saga Indonesia Ikrar Advanced Medicine menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit (RS) Beijing Tongshantang yang merupakan rumah sakit tradisional medicine yang terbesar di China.

Dalam penandatanganan kerjasama Klinik Cahaya Saga Indonesia Ikrar Advanced Medicine dengan Rumah Sakit Beijing Tongshantang yang berlokasi di Changlin Town Changping District Beijing China, Rabu (14/3).

Kerjasama dihadiri direksi klinik yakni dr Wachyudi Muchsin SH (direktur utama), dr Marhaen Hardjo Ph. D (vice presiden), Edyason Firdaus (vice presiden) dan direksi Rumah Sakit Beijing Tongshantang dr Zhao Kuo (direktur), dr lv Hai Yan (direktur departemen), Gloria Lie (direktur marketing).

Sebelum kerjasama dilakukan selama dua hari dilakukan workshop langsung dibawakan dokter serta profesor rumah Sakit Tongshantang dengan menggabungkan metode kedokteran terkini digabungkan metode herbal tradisional China yang sudah sangat terbukti khasiatnya.

“Pasien yang dirawat banyak juga dari Indonesia,” ujar dr Wachyudi Muchsin SH direktur utama klinik dalam siaran tertulisnya ke portalmakassar.com.

Sementara Direktur Rumah Sakit Beijing Tongshantang dr Zhao Kuo sangat menyambut baik kerjasama dengan klinik binaan Prof dr Taruna Ikrar ini.

“Salah satu poinnya akan melakukan training tim dokter serta perawat di Makassar dan pasien Indonesia yang ingin berobat ke rumah sakit Beijing Tongshantang sudah dapat di fasilitasi melalui Klinik Cahaya Saga Indonesia Ikrar Advanced Medicine,” pungkas dr Zhao.

(red)

Berikan Komentar