Mulai Hari Ini, Pemerintah Jepang Resmi Berlakukan Pajak Turis Internasional

Negeri Sakura, Jepang (Foto: Istimewa)

PORTALMAKASSAR.COM – Tepat Senin hari ini (07/01/2019), Jepang mulai menerapkan international tourist tax atau sayonara tax senilai 1.000 Yen yang berlaku bagi turis yang meninggalkan Jepang.

 

Setelah sempat didengungkan sejak tahun 2018 lalu oleh pemerintah Jepang, pajak turis internasional (international tourist tax) senilai 1.000 Yen atau setara dengan Rp132 ribu akan mulai berlaku bagi turis yang pergi meninggalkan Negeri Sakura

Dilansir dari detik.com, bagi turis yang pergi meninggalkan Jepang via pesawat atau kapal, akan diminta untuk membayarkan pajak atau biaya tambahan tersebut pada pihak maskapai atau pengelola kapal terkait.

Diketahui, pihak maskapai atau pun pengelola kapal diwajibkan memungut pajak tersebut pada tiap turis atau penumpang yang memakai jasanya. Yakni lewat tambahan biaya pada tiket pulang.

Sedangkan bagi traveler yang liburan ke Jepang menggunakan jasa tur dari travel agent, dapat menyetorkan pajak tambahan tersebut pada penyedia jasa terkait.

Nantinya, pihak maskapai, operator kapal dan travel agent akan kembali menyetorkan uang pajak tersebut pada Kementerian Pajak Jepang, di mana uangnya akan kembali digunakan untuk memajukan dan mengembangkan pariwisata Jepang.

Kebijakan tersebut diambil oleh pemerintah Jepang untuk memajukan pariwisata setempat, di mana uang dari pajak tersebut akan digunakan untuk penyebaran akses informasi dan pengembangan tempat wisata.

Sebelumnya, pemda Tokyo dan Osaka juga mengenakan biaya tambahan antara 100 hingga 300 Yen per malam bagi traveler yang menginap di Tokyo dan Osaka.

Berikan Komentar