Musisi Makassar Meriahkan Malam Penggalangan Dana Tribute to Tata Rasyid

200
Solidaritas pecinta alam gelar Penggalangan dana  tribute to tata rasyid, sabtu malam (10/03/2018) di taman segi tiga KPJ, Jl. Sultan Hasanuddin
Solidaritas pecinta alam gelar Penggalangan dana  tribute to tata rasyid, sabtu malam (10/03/2018) di taman segi tiga KPJ, Jl. Sultan Hasanuddin

PORTALMAKASSAR.com – Solidaritas pecinta alam gelar Penggalangan dana  tribute to tata rasyid, sabtu malam (10/03/2018) di taman segi tiga KPJ, Jl. Sultan Hasanuddin, Kegiatan pengalangan dana itu di hadiri beberapa komunitas pecinta alam serta di meriahkan oleh musisi musisi makassar.

Kegiatan yang dimeriahkan oleh beberapa musisi ternama seperti kota Makassar, turut hadir pula puluhan komunitas pecinta Alam dari berbagai kalangan.

“Kegiatan penggalangan dana ini di meriahkan oleh musisi Makassar yaitu, Rumah Balada Indonesia, Makassar Uye, Oi Projek 13, Indonesia Bas Family, Kelompok Penyanyi Jadi, Kegiatan ini juga di hadiri oleh puluhan komunitas pecinta alam dari berbagai kalangan,” tutur Bahar Karca.

hasil penggalangan dana dalam acara tersebut, akan di gunakan dalam acara malam tahlilan serta disumbangkan untuk pembangunan masjid di daerah dusun lembanna kecamatan tinggi moncong kabupaten gowa.

Galang dana tersebut, merupakan rangkaian untuk mengenang 1 tahun meninggalnya tata sasyid.

Senanda dengan itu, penanggung jawab kegiatan Anwar R. Nanring menambahkan,”Penggalangan dana ini diselenggarakan dalam rangka mengenang 1 tahun meninggalnya tata rasyid, rencana nya hasil dari penggalangan dana ini akan digunakan untuk malam tahlilan yang akan di selenggarakan di rumah tata rasyid pada tanggal 17 maret 2018 nanti,” tandasnya.

“Adapun sisah dari malam tahlilan, kami akan serahkan sepenuhnya kepada keluarga tata rasyid,” Tambahnya.

Sebelumnya, Tata Rasyid meninggal dunia karena sakit yang diderita pada tanggal 13 Maret 2017 lalu. Semasa hidup, ia dikenal sangat dekat dengan kalangan pencinta alam, khususnya yang akan melakukan pendakian di Gunung Bawakaraeng, Almarhum bahkan mendapat julukan sebagai Sang Penolong. Karena seringkali terlibat dalam proses evakuasi jika ada pendaki yang mengalami kendala.

(andis/rils)

Berikan Komentar