Oknum di Polsek Panakkukang Pungut Setoran, Aliansi Jukir Mengadu ke LBH

100
Aliansi jukir saat mengadu ke LBH terkait oknum polisi yang meminta setoran uang parkir, Selasa (6/3). Hamzah

PORTALMAKASSAR.com – Aliansi Serikat Juru Parkir Bersatu Makassar protes atas penutupan satu titik parkir di Jl Pengayoman (depan KFC Pengeyoman) yang dilakukan oknum anggota kepolisian sektor 9, Polsek Panakkukang.

Penutupan lahan parkir tersebut diduga atas dasar penolakan anggota juru parkir untuk menyetor sejumlah uang kepada oknum anggota kepolisian.

Kepala Divisi Buruh Miskin Kota LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Makassar, Firmansyah mengatakan, dari aduan juru parkir (Jukir) setempat, penutupan tersebut karena para jukir tolak menyetor sejumlah uang kepada oknum anggota Polsek Panakkukang.

Ia menjelaskan, kejadian bermula saat oknum polisi tersebut memanggil jukir, untuk datang ke Mapolsek Panakkukang. Pemanggilan itu untuk membahas soal setoran dari hasil parkir. Namun, para jukir dengan tegas menolak permintaan tersebut. Alasannya, karena polisi tidak memiliki kewenangan memungut penghasilan dari para jukir.

“Dua anggota jukir yang datang melapor berinisial MA dan ED. Katanya mereka diminta menyetor sebanyak Rp600 per bulan. Padahal kan itu melanggar. Karena yang seharusnya ditempati menyetor itu di PD Parkir Kota Makassar,” ujar Firman, dalam konfrensi pers, Selasa (6/3/2018).

Akibat kejadian ini, aliansi serikat juru parkir bersatu Makassar mendesak Kapolda Sulsel dan pihak Propam agar mengusut dan menindak tegas oknum Polsek Panakkukang, yang melakukan pemerasan kepada jukir.

(Hamzah)

MASUKKAN KOMENTAR ANDA