Pasca Disahkan Pada Desember 2017 , Bagaimanakah Kelanjutan Perda Disabilitas Di Bulukumba?

92
Perdik
Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mendapat kunjungan dari Direktur Eksekutif Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDIK) pada Kamis (01/02/2018 )

PORTALMAKASSAR.COM – Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mendapat kunjungan dari Direktur Eksekutif Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDIK) pada Kamis (01/02/2018 ) di kantornya. Dalam pertemuan tersebut, direktur PerDIK, Abd Rahman mempertanyakan perkembangan Perda Disabilitas di Bulukumba.

Menurut Tomy saat ini perda tersebut sudah berada di biro hukum DPRD Bulukumba. “Perda itu sekarang ada di biro hukum dan sedang diusahakan agar secepatnya memperoleh nomor lembaran daerah.” jelas Tomy.

Tomy berjanji, jika Perda tersebut telah memperoleh Nomor Lembaran Daerah , dia akan segera berkordinasi dengan Bupati Bulukumba, untuk membuat Surat Edaran Bupati sebagai petunjuk teknis pelaksanaan perda tersebut. Dia juga berjanji akan terus berkomitmen untuk berkoordinasi dengan organisasi difabel mengenai teknis implementasi dan pengaplikasian perda tersebut.

Direktur PerDIK Abd. Rahman mengapresiasi pemerintah daerah Bulukumba karena telah mengupayakan lahirnya Perda Difabel.

“Bulukumba merupakan daerah ketiga di Sulawesi Selatan setelah kota Makassar dan Kabupaten Bone yang memiliki Perda Difabel .” jelas Rahman.

Rahman juga mengaku siap jika nanti lembaganya (PerDIK) diminta untuk memberikan saran saat perda tersebut ingin dilaksanakan. dia juga akan terus memantau kelanjutan perkembangan perda itu.

Diketahui, pada akhir Desember 2017, melalui hak inisiatif dari DPRD, DPRD Bulukumba mengesahkan peraturan daerah tentang pelayanan disabilitas, yang sebelumnya disarankan oleh persatuan penyandang disabilitas indonesia Bulukumba. ( red/#RILIS)

MASUKKAN KOMENTAR ANDA