PD Parkir Tidak Maksimalkan Retribusi, Danny Pomanto Akan Gunakan UPTD

110
Kepala Bagian Pengelolaan PD Parkir Kota Makassar, Arfah melakukan pemantauan kepada tukang parkir di jalan Mawas Makassar, Senin (15/5/17) ||PORTALMAKASSAR.com

PORTALMAKASSAR.com -Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar dari retribusi parkir ternyata bisa mencapai trilliunan rupiah, namun kenyataannya hanya mencapai milliaran rupiah saja.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto saat ditemui di Kantor Balaikota Makassar, Rabu (31/1/2018).

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa PAD dari retribusi parkir di Kota Makassar belum maksimal karena ada beberapa potensi titik parkir yang hingga saat ini belum tergali.

“Yah, jadi parkir yang kondisinya Trilliun begitu, terus dia cuma dapat beberapa Milliaran, itu tandanya bahwa PD Parkir bukan tidak mampu tapi mungkin terlalu luas coveragenya. Jadi lebih baik kita pake UPTD saja,” ungkap Danny.

Menurut Wali Kota berlatar belakang arsitek itu, dalam memaksimalkan potensi parkir di Kota Makassar, dirinya masih akan melakukan kajian.

Ia juga mengatakan bahwa Perusahaan Daerah (PD) Parkir tetap ada, namun Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), kata Danny lebih menarik lagi, sebab retribusi yang didapatkan dari UPTD langsung menjadi pemasukan pemerintah.

Melihat hal tersebut, terkesan bahwa adanya pembatasan dari pemerintah kota bagi pergerakan PD parkir dalam melaksanakan tugasnya.

“Ada pembatasan atau tidak, nanti kita lihat lah. Kita juga lihat apakah nanti akan menjadi perusahaan parkir sekalian terus UPTD-UPTD yang akan memungut parkir sekalian, nantilah kita lihat, dan ini tidak akan tumpang tindih,” jelasnya.

Selain itu, rencana orang nomor satu di Makassar ini juga akan mewanti wanti Bank Perkreditan Rakyar (BPR) untuk segera dibuatkan UPTD,

” Jadi BPR ini kita lihat juga dulu, kalau mati suri yah nanti kita evaluasi lagi,” pungkasnya.

(hamzah)

MASUKKAN KOMENTAR ANDA