Pemkot Makassar Sayangkan, Masyarakat Tak Sadar Pentingnya IPAL

PORTALMAKASSAR.com – Minimnya perhatian masyarakat terhadap Instalasi Pengelohan Air Limbah (IPAL) mengakibatkan 40 IPAL Komunal mengalami kerusakan dari 135 IPAL Komunal yang telah dibuat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar .

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Makassar, Siitiara Kinang menyebut kerusakan ini disebabkan perhatian masyarakat yang tidak membayar iuran pemeliharaan IPAL. Padahal pembayarannya tidak begitu mahal.

“Hanya Rp. 5 ribu saja tapi seakan masyarakat tidak peduli. Padahal manfaat IPAL ini begitu besar,” ungkap Siitiara. Selasa (12/6/2018).

Sementara itu, Kepala Bidang Infrastruktur dan Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Imbang Murianto  mengungkapkan permasalahan kerusakan tersebut yaitu adanya instalasi yang putus.

Kata dia, masih banyak masyarakat yang kurang peduli. Masyarakat lebih memilih membangun tanki septik sendiri.

“Makassar ini semakin padat penduduk. Kapling tanah semakin berkurang maka dibutuhkan IPAL,” ujarnya.

Menurut Imbang, ketika masyarakat cenderung membuat tangki septik sendiri maka bisa menjadi permasalahan karena setiap jengkal tanah akan dialihkan.

“Jika masyarakat bangun tangki septik sendiri, maka setiap jengkal tanah akan digali,” pungkasnya.

Juga sambung Imbang, ketika septik tank masyarakat sudah rusak akan berdampak buruk yakni dengan membentuk kubangan limbah dan merusak kanal.

“Jika tangki septiknya tidak baik maka akan menjadi kubangan limbah dan merusak kanal,” tutup Imbang.

(Hamzah/zaki)

Berikan Komentar