Rancang Pembangunan Lebih Baik, Pemkot Makassar Gelar Musrenbang

114
Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Perencanaan Penbangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan Musyawarah Kerja Pemerintah Daerah Kota Makassar yang di laksanakan di Hotel Grand Clarion Makassar, Selasa (13/3/2018)

PORTALMAKASSAR.com – Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Perencanaan Penbangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan Musyawarah Kerja Pemerintah Daerah Kota Makassar yang di laksanakan di Hotel Grand Clarion Makassar, Selasa (13/3/2018).

Kegiatan yang biasa di sebut Musrembang ini dimana untuk membicarakan rencanan Pembangunan Pemerintah Kota Makassar yang di hasilkan dari Musyawarah tingkat Kecamatan beberapa waktu yang lalu.

Pada musrembang pada umumnya tuntutan dari rencana pembangunan di Kota Makassar masih di dominasi oleh Pembangunan Infranstruktur.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Makassar, Hadija Iriani yang mengatakan Rencana Pembangunan Kota Makassar yang kemudian dihasilkan dari Musrembang tingkat kecamatan masih di dominasi pada persoalan Insfrastruktur.

“Pembangunan itu kita musrembang dari tingkat RT/RW rembut warga kemudian kita langsung kelurahan menginput datanya hasil dari rembukan warga kemudian dilaksanakan musrembang kecamatan dan hasil dari musrembang kemudian kita bawah di tingkat Kota, namun sejauh ini masih di dominasi soal Infranstruktur”,ungkapnya.

Lebih lanjut Iriani mengatakan sebenarnya pembangunan manusia adalah adalah bagaimana pembangunan seutuhnya IPM, bukan hanya pada indeks pada pembangunan infrasruktur namun Non Infrastruktur pula perlu dilaksanakan.

“Kebanyakan pada umumnya tuntutan yang lahir ada pada insfrastruktur, sebenarnya pembangunan manusia adalah pembangunan seutuhnya IPM kita seperti apa, tapi namun kelihatannya dari tahun ketahun masyarakat sudah mulai mengerti pembangunan bukan semata infrasyruktur tapi pembangunan diluar infrastruktur dan non infrasturktur”,tuturnya.

Tambahnya mengatakan pembangunan infrastruktur maju ketika aspek manusianya jalan pada koridor yang kita harapkan.

“Pembangunan infastrukuturnya bagus kalau misalnya manusianya juga juga cerdas namun ketika tidak cerdas tentunya kita tidak berharap seperti itu”,tutupnya.

(hamzah)

MASUKKAN KOMENTAR ANDA