Ritel Modern Ancam Pedagang Kecil

PORTALMAKASSAR – Pemuda Mangkutana yang saat ini sebagai mahasiswa di STIEM Palopo, Muh. Aswan Musa mendesak pemerintah daerah untuk tidak lagi memberikan izin kepada usaha ritel modern yang saat ini kian menjamur di Kabupaten Luwu Timur.

Pemberian izin kepada usaha ritel modern sangat jelas bertentangan dengan visi-misi Husler, poin pertama yang berbunyi “meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah berorientasi ekonomi kerakyatan untuk mencapai kesejahteraan sosial yang berkeadilan dan berkelanjutan di dukung oleh stabilitas keamana wilayah dan nilai-nilai budaya”.

“Lagi-lagi, hal ini membantahkan apa yang menjadi landasan teoritis pemerintah daerah dengan implementasinya di lapangan,” katanya.

Menurut Aswan, akibat berdirinya usaha ritel modern baik itu indomaret, alfamart, dan alfamidi sudah sangat jelas mengancam keberadaan pedagang kecil, dimana muaranya akan membuat masyarakat yang menjalankan usaha ritel tradisional akan gulung tikar.

Aswan juga menambahkan untuk menutup usaha ritel modern yang belum mengantongi izin operasional dimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, misalkan IUTM, SIUP, TDP IMB, dan Izin Gangguan.

Berikan Komentar