Tak Perlu Khawatir, Makassar Bebas dari Buah Rockmelon Asal Australia

77
Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar menggelar inspeksi di beberapa pasar retail modern
Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar menggelar inspeksi di beberapa pasar retail modern

PORTALMAKASSAR.com – Mengantisipasi peredaran buah rockmelon atau cantaloupe impor dari Australia. Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar menggelar inspeksi di beberapa pasar retail modern. Di antaranya Lotte Mart, Hypermart, dan Carrefour Mall Panakkukang. Kamis (8/3/2018).

Berangkat dari berita diplomat Kedubes Australia yang mengabarkan wabah dari cemaran bakteri Listeria monocytogenes pada buah tersebut telah menelan 4 korban jiwa.

Oleh karenanya, DKP melalui Bidang Keamanan Pangan melakukan upaya preventif sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen buah dan antisipasi terjadinya kejadian yang sama di Makassar.

“Di Australia sudah ada korban jiwa akibat wabah ini. Kita tidak ingin ada kejadian serupa di Makassar. Makanya kita lakukan sidak sekaligus pengawasan,” ungkap Kepala Seksi Pengawasan dan Keamanan Pangan, Hajariah.

Berdasarkan pantauan makassarmetro.com, saat melakukan sidak oleh DKP ditemukan rockmelon di salah satu supermarket. Namun, oleh pihak DKP Makassar memaparkan bahwa buah tersebut produk lokal, bukan impor.

“Itu produk lokal, bukan impor. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir. Karena yang dicari impor dari Australia,” kata Hajariah.

Berdasarkan hasil sidak, tidak ditemukan satupun buah rockmelon (cantaloupe) asal Australia yang dimaksud. Meski demikian, pihak tim DKP meminta masyarakat tetap waspada.

Sementara itu, pihak manajemen salah satu supermarket memaparkan bahwa semua buah yang dipajang didisplay dijamin keamanannya. Karena sebelum sampai ke supermarket produk buah melalui proses seleksi dan karantina terlebih dahulu.

(Hamzah/red4)

MASUKKAN KOMENTAR ANDA