Tingkatkan Integritas, Guru SMKN 1 Pinrang Ikuti TOT di KPK

135
omisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Training of Trainer (TOT) Nasional yang bertajuk 'Satu Guru Penegak Integritas' (Sagupektas).

PORTALMAKASSAR.com – Dalam meningkatkan dan menjadikan guru berintegritas di lingkungan sekolah yang ada di Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Training of Trainer (TOT) Nasional yang bertajuk ‘Satu Guru Penegak Integritas’ (Sagupektas).

Kegiatan yang berlangsung dari 9 Maret hingga 11 Maret 2018, berlangsung di Gedung Lantai 3, Gedung Anti Corupption Learning Center, Jakarta.

Dari puluhan guru yang diundang KPK, Guru SMKN 1 Pinrang, Alimuddin, S.Pd., M.Pd. mendapat kesempatan emas tersebut. Menurut Alimuddin lewat keterangan tertulisnya, banyak yang materi diberikan oleh tim pusat edukasi anti korupsi KPK.

“Antara lain, bagaimana impian Indonesia tanpa korupsi tahun 2015-2045, dampak korupsi terhadap kerusakan lingkungan, dampak korupsi terhadap politik dan demokrasi, dampak korupsi terhadap pertahanan dan keamanan, dampak korupsi terhadap birokrasi pemerintahan,” kata Alimuddin.

Dijelaskan lebih lanjut, penanaman nilai integritas, baik kepada guru maupun siswa, menjadi fokus TOT Sagupektas. Sebab, katanya, integritas ialah cara untuk menghindarkan kita dari perilaku korupsi.

“Alhamdulillah. Saya begitu bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini karena banyak sekali manfaatnya yang dapat bisa dibawa pulang ke sekolah untuk diajarkan serta diterapkan di lingkungan sekolah tempat saya mengajar,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua IGI Pinrang, Syaifuddin mengapresiasi agenda KPK tersebut. Baginya, kegiatan seperti itu perlu untuk terus digalakkan.

“Guru berkomitmen ikut memberantas korupsi sejak dini sehingga IGI Pinrang merestui anggotanya ikut TOT yang digelar di KPK,” ucap Syaifuddin yang juga Guru SMAN 11 Pinrang.

Menurutnya, sejuah ini IGI memang menyediakan 60 kanal untuk pengembangan guru-guru di Sulsel.

(hamzah)

Berikan Komentar